Pengembangan Lumbung Jagung dan Peternakan Sapi Bali-Sumbawa Terintegrasi di Nusa Tenggara Barat
MATARAM, KABAR RASA — Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, merupakan salah satu sentra produksi jagung dan ternak sapi potong terpenting di Indonesia. Untuk mengatasi persoalan anjloknya harga jagung saat panen raya sekaligus kekurangan pakan ternak saat musim kemarau di padang penggembalaan (lar), DPW Partai RASA Zona Bali & Nusa Tenggara menginisiasi Pabrik Silase dan Pakan Konsentrat Koperasi di Kabupaten Sumbawa, Dompu, dan Lombok Timur.
Dengan teknologi fermentasi silase, batang dan daun jagung sisa panen yang sebelumnya dibakar di ladang kini diolah bersama dedak dan tetes tebu menjadi pakan ternak bergizi tinggi yang awet disimpan hingga satu tahun.
"Integrasi tanaman jagung dan ternak sapi (crop-livestock integration) ini menciptakan siklus ekonomi tanpa limbah. Petani jagung di Dompu mendapatkan tambahan penghasilan dari penjualan brangkasan jagung serta kepastian serapan pipilan kering di gudang pengering koperasi, sementara peternak sapi di Sumbawa mampu meningkatkan pertambahan bobot harian sapi hingga dua kali lipat," ungkap Koordinator Wilayah NTB DPW Bali & Nusa Tenggara di Mataram.
Kabar RASA • DPW Bali & Nusa Tenggara
Menyajikan jurnalisme pergerakan rakyat dan aspirasi keadilan sosial di seluruh penjuru Indonesia.

