Penguatan Kawasan Sentra Pangan Kalimantan Tengah dan Selatan: Petani Lokal Kembangkan Varietas Padi Siam Tahan Asam
PALANGKA RAYA, KABAR RASA — Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan dinilai harus memadukan teknologi pertanian modern dengan varietas benih lokal yang telah teruji ratusan tahun beradaptasi dengan karakteristik tanah rawa gambut dangkal dan pasang surut.
DPW Partai RASA Zona Kalimantan bersama balai pemuliaan benih daerah dan kelompok tani di Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, serta Barito Kuala berhasil mengembangkan penangkaran benih unggul Padi Siam dan Unus Mutiara berdaya hasil tinggi yang tahan terhadap tingkat keasaman air rawa.
"Kesalahan masa lalu sering terjadi karena memaksakan varietas padi sawah irigasi Jawa ke lahan rawa Kalimantan tanpa memperhatikan kearifan lokal sistem handil dan tabukan. Dengan memuliakan benih lokal Kalimantan yang memang disukai cita rasanya oleh masyarakat Pulau Borneo, produktivitas panen meningkat menjadi 5,8 ton per hektare dengan harga jual beras yang sangat kompetitif," kata Ketua Biro Pangan DPW Kalimantan di Palangka Raya.
Kabar RASA • DPW Kalimantan
Menyajikan jurnalisme pergerakan rakyat dan aspirasi keadilan sosial di seluruh penjuru Indonesia.

