Kedaulatan Lumbung Ikan Nasional di Laut Banda dan Laut Arafura: Koperasi Nelayan Maluku Operasikan Cold Storage Tenaga Surya
TUAL, KABAR RASA — Perairan Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Arafura di Provinsi Maluku serta Maluku Utara menyumbang lebih dari seperempat potensi perikanan tangkap nasional Indonesia. Guna memastikan masyarakat pesisir kepulauan menjadi tuan rumah di lautnya sendiri, DPW Partai RASA Zona Maluku mengawal pembangunan jaringan rantai dingin (cold chain) skala koperasi di Kota Tual, Kepulauan Aru (Dobo), dan Kepulauan Tanimbar (Saumlaki).
Fasilitas tersebut terdiri dari ruang pembekuan cepat (air blast freezer) berkapasitas 15 ton dan mesin pembuat es balok yang dioperasikan secara hibrida menggunakan panel surya atap untuk menghemat biaya bahan bakar solar di pulau-pulau kecil.
"Kunci dari Lumbung Ikan Nasional di Maluku adalah ketersediaan es dan ruang beku di pulau-pulau terdepan, serta kuota kontainer pendingin Tol Laut yang pasti. Ketika koperasi nelayan di Tual dan Aru bisa membekukan ikan tuna sirip kuning (yellowfin) dan kakap merah dengan standar ekspor langsung di desa pesisir, nilai jual ikan nelayan kita meningkat hampir dua kali lipat," tegas Koordinator Kemaritiman DPW Maluku di Tual.
Kabar RASA • DPW Maluku
Menyajikan jurnalisme pergerakan rakyat dan aspirasi keadilan sosial di seluruh penjuru Indonesia.

