Koperasi Nelayan Adat Biak, Sorong, dan Raja Ampat Kelola Cold Storage Terpadu serta Ekowisata Konservasi Laut Berbasis Marga
SORONG, KABAR RASA — Wilayah perairan Kepala Burung (Papua Barat Daya), Teluk Cenderawasih, dan Biak Numfor memiliki kekayaan stok ikan pelagis dan ikan karang yang sangat melimpah, sekaligus dikenal dengan tradisi konservasi adat laut "Sasi" (penutupan sementara wilayah tangkap untuk memberi waktu biota laut berkembang biak).
DPW Partai RASA Zona Papua memadukan kearifan lokal Sasi tersebut dengan penguatan ekonomi koperasi nelayan Orang Asli Papua (OAP) di Sorong, Raja Ampat, Manokwari, dan Biak. Ketika masa buka Sasi tiba, hasil panen teripang, lobster, dan ikan kerapu serta tuna langsung ditampung oleh Koperasi Nelayan Marga yang telah dilengkapi fasilitas ruang beku dan pemasaran langsung ke jaringan hotel ekowisata maupun eksportir di Sorong dan Makassar.
"Dengan menggabungkan hukum adat Sasi dan manajemen koperasi modern, populasi ikan dan lobster di perairan kampung tetap lestari, sementara pendapatan dari hasil laut maupun jasa pemandu ekowisata bahari sepenuhnya masuk ke kas marga dan keluarga nelayan Papua," tutur Koordinator Maritim DPW Papua di Sorong.
Kabar RASA • DPW Papua
Menyajikan jurnalisme pergerakan rakyat dan aspirasi keadilan sosial di seluruh penjuru Indonesia.

