Ekspansi Energi Angin dan Surya di Sulawesi Selatan: Koperasi Tani Jeneponto dan Sidrap Manfaatkan Listrik Bersih untuk Pompa Irigasi
JENEPONTO, KABAR RASA — Sulawesi Selatan dikenal sebagai pionir pembangkit listrik tenaga bayu (angin) di Indonesia melalui beroperasinya PLTB Sidrap dan PLTB Tolo di Jeneponto. Melanjutkan semangat transisi energi tersebut ke sektor pertanian rakyat, DPW Partai RASA Zona Sulawesi membangun 35 unit stasiun Pompa Irigasi Tenaga Surya (Solar Water Pumping System) bagi lahan sawah tadah hujan dan kebun jagung di Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Takalar, dan Bone.
Sebelum adanya pompa irigasi bertenaga surya ini, petani harus mengeluarkan biaya hingga Rp2,5 juta per musim tanam hanya untuk membeli bahan bakar solar guna menyedot air ke lahan pertanian mereka saat musim kemarau.
"Dengan memanfaatkan sinar matahari yang melimpah di pesisir selatan Sulawesi, pompa air berkapasitas 45 meter kubik per jam bekerja otomatis sepanjang siang hari tanpa biaya BBM sepeser pun. Petani cukup membayar iuran pemeliharaan ringan ke koperasi air desa, dan indeks pertanaman padi serta jagung langsung melonjak," ungkap Koordinator Energi Terbarukan DPW Sulawesi.
Kabar RASA • DPW Sulawesi
Menyajikan jurnalisme pergerakan rakyat dan aspirasi keadilan sosial di seluruh penjuru Indonesia.

