Hilirisasi Rumput Laut Wakatobi, Takalar, dan Minahasa: Perempuan Pesisir Produksi Karagenan dan Kemasan Bioplastik Ramah Lingkungan
KENDARI, KABAR RASA — Kawasan pesisir Sulawesi merupakan penghasil utama rumput laut jenis Eucheuma cottonii di dunia. Agar nilai tambah komoditas emas hijau ini tidak habis diserap oleh pengimpor bahan mentah, DPW Partai RASA Zona Sulawesi bekerja sama dengan peneliti bioteknologi kelautan mendirikan Unit Pengolahan Tepung Rumput Laut (ATC/SRC) milik Koperasi Perempuan Pesisir di Kabupaten Takalar, Wakatobi, dan Minahasa Selatan.
Selain menghasilkan tepung karagenan yang menjadi bahan pengental esensial untuk industri makanan, farmasi, dan pasta gigi, inovasi terbaru dari laboratorium koperasi ini adalah pembuatan lembaran kemasan bioplastik (edible film) berbahan dasar rumput laut yang dapat larut dalam air hangat dan terurai sempurna di alam.
"Ketergantungan industri pangan kita pada karagenan impor padahal rumput lautnya berasal dari laut Sulawesi adalah ironi yang harus kita akhiri. Melalui pabrik pengolahan skala koperasi, pendapatan pembudidaya rumput laut naik signifikan dan kelompok ibu-ibu pesisir mendapatkan pekerjaan tetap di bidang pengolahan," kata Ketua Koperasi Bahari Sulawesi.
Kabar RASA • DPW Sulawesi
Menyajikan jurnalisme pergerakan rakyat dan aspirasi keadilan sosial di seluruh penjuru Indonesia.

