Akselerasi Transisi Energi Bukit Barisan: Koperasi Desa di Sumatera Barat dan Tapanuli Bangun 18 Unit PLTMH Komunal
PADANG, KABAR RASA — Potensi energi hidro dan panas bumi sepanjang gugusan Pegunungan Bukit Barisan kini mulai memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat perdesaan. DPW Partai RASA Zona Sumatera bersama jaringan politeknik daerah merampungkan pendampingan pembangunan 18 unit Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang dikelola penuh oleh koperasi nagari di Sumatera Barat dan desa-desa di Tapanuli, Sumatera Utara.
Berbeda dengan proyek energi skala raksasa, turbin mikrohidro berkapasitas 50 hingga 250 kilowatt ini seluruhnya dirakit oleh bengkel manufaktur lokal di Padang dan Medan. Listrik bersih yang dihasilkan tidak hanya menerangi rumah warga, tetapi juga menggerakkan mesin pengupas kopi (huller), pengering kayu manis, serta ruang pendingin hasil pertanian hortikultura.
"Ketika energi bersih dikelola oleh nagari dan desa, biaya energi untuk usaha produktif warga turun hingga 45 persen. Lebih penting lagi, warga secara sukarela menetapkan aturan adat untuk melarang penebangan pohon di kawasan hutan hulu sungai demi menjaga debit air turbin tetap stabil sepanjang tahun," ungkap Ketua DPW Partai RASA Zona Sumatera.
Model desa mandiri energi di koridor Bukit Barisan ini sejalan dengan peta jalan penambahan kapasitas Energi Baru Terbarukan (EBT) Pulau Sumatera dalam RUPTL 2025–2034.
Kabar RASA • DPW Sumatera
Menyajikan jurnalisme pergerakan rakyat dan aspirasi keadilan sosial di seluruh penjuru Indonesia.

