Modernisasi Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan dan Sabang: Nelayan Aceh-Sumut Kini Terhubung Sistem Lelang Digital
BANDA ACEH, KABAR RASA — Kawasan perairan Selat Malaka dan Samudera Hindia di pesisir Aceh serta Sumatera Utara menyimpan potensi perikanan tangkap bernilai triliunan rupiah, namun kesejahteraan nelayan tradisional kerap tergerus oleh biaya perbekalan melaut yang tinggi dan praktik ijon di pelabuhan pendaratan ikan.
Melalui program Poros Maritim Kerakyatan, DPW Partai RASA Zona Sumatera bekerja sama dengan koperasi nelayan di Sabang, Lampulo, dan Belawan meluncurkan papan lelang ikan digital terintegrasi serta unit penyimpanan dingin (cold storage) komunal. Dengan sistem lelang terbuka ini, pembeli dari industri pengolahan maupun eksportir boga bahari menawar hasil tangkapan tuna, cakalang, dan tongkol secara transparan di layar monitor TPI.
"Sebelum ada lelang terbuka dan pabrik es milik koperasi, nelayan kecil terpaksa menjual ikannya dengan potongan harga hingga 30 persen kepada pelepas uang karena takut ikan membusuk. Sekarang, kualitas ikan terjaga dengan es serpih (flake ice) murah dan uang hasil lelang langsung masuk ke rekening anggota koperasi pada hari yang sama," tutur Ketua Serikat Nelayan Binaan RASA di Banda Aceh.
Kabar RASA • DPW Sumatera
Menyajikan jurnalisme pergerakan rakyat dan aspirasi keadilan sosial di seluruh penjuru Indonesia.

