Rintisan 50 Balai Belajar Bahasa Ibu, Matematika Kontekstual, dan Literasi Digital Komunitas di Lembah Baliem hingga Paniai
WAMENA, KABAR RASA — Peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah memerlukan pendekatan pedagogi yang menghargai budaya dan bahasa ibu anak-anak setempat. DPW Partai RASA Zona Papua bersama para guru penggerak lokal, gereja, dan komunitas pemuda mendirikan 50 Balai Belajar Komunitas (Honai Pintar) yang tersebar di Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Paniai, dan Mimika.
Di balai belajar ini, anak-anak usia sekolah dasar diajarkan membaca dan berhitung menggunakan modul dwibahasa (bahasa daerah setempat dan Bahasa Indonesia) yang mengangkat cerita rakyat, nama-nama tumbuhan hutan, serta hitungan hasil kebun ubi jalar (hipere). Untuk remaja, setiap balai dilengkapi dengan 10 unit komputer tablet hemat daya yang diisi ratusan modul video pembelajaran sains, pertanian, dan keterampilan komputer tanpa perlu koneksi internet terus-menerus, seluruhnya ditenagai oleh panel surya mandiri.
"Ketika anak-anak Papua belajar menggunakan bahasa dan konteks budaya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka di kampung, kecepatan memahami literasi dan numerasi meningkat lebih dari dua kali lipat," ungkap Ketua Biro Pendidikan dan Kebudayaan DPW Papua di Wamena.
Kabar RASA • DPW Papua
Menyajikan jurnalisme pergerakan rakyat dan aspirasi keadilan sosial di seluruh penjuru Indonesia.

